Jangan Panik!! Mesin Sepeda Motor Over Heat Bisa Diatasi dengan Cara Ini

Motor menjadi salah satu kendaraan yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia, misalnya ke swalayan dibandingkan harus belanja online untuk barang tertentu. Dengan menggunakan kendaraan beroda dua tersebut, Anda bisa lebih cepat untuk sampai ke tempat tujuan. Namun, masalah pada kendaraan roda dua tersebut tidak jarang terjadi seperti overheat atau mesin terlalu panas yang menyebabkan motor bisa mati mendadak, misalnya saat Anda menggunakan sepeda motor dalam jangka waktu yang lama walaupun kondisi motor saat itu cukup stabil. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda tidak perlu panik dan Anda bisa mengikuti cara berikut ini.

Sebelumnya, Anda harus tahu terlebih dahulu penyebab terjadinya overheat. Ada 3 penyebab utama mesin motor menjadi panas, yaitu:

  • Kekurangan oli yang bisa disebabkan lemahnya piston ring sehingga motor mengeluarkan asap putih lewat knalpot.
  • Pengapian yang lemah baik yang terjadi pada spool api ataupun pada CDI.
  • Adanya masalah pada saluran bahan bakar misalnya penyumbatan yang disebabkan karena adanya kotoran yang ada di bagian selang minyak yang menuju karburator sehingga bbm tidak normal atau tidak mengalir.

Kedua adalah cara mengatasinya. Jika masalah mesin sepeda motor overheat tersebut karena kekurangan oli, maka Anda harus segera membawanya ke bengkel terdekat dan mengganti oli tersebut dengan oli yang baru. Jangan lupa untuk melihat bagian piston ring-nya. Jika longgar, jangan lupa untuk meminta dikencangkan. Ada info lainnya yang harus anda perhatikan jika setelah dicek oli ternyata tidak mengalir dan piston terlalu kencang.

Cara penanganannya adalah:

  • Segera matikan motor Anda dan bawa ke tempat yang sepi lalu gunakan standar tengah. Namun, apabila Anda mendapati motor Anda masih aktif tapi tidak berjalan, berarti Anda harus matikan mesin tersebut dahulu lalu biarkan mesin dingin dengan alami.
  • Lepas busi dan masukkan oli yang baru sebanyak ½ sdm oli atau 10 tetes ke lubang busi untuk melumasi piston yang mampet.
  • Setelah tetesan oli cukup, panaskan mesin dengan menggunakan starter otromatis selama 1-3 menit agar oli merembes melumasi piston.
  • Ulangi hal tersebut hingga oli benar-benar melumasi komponen.
  • Setelah itu, masukkan gigi ke gear 1 dan tarik tuas perlahan. Jika roda belakang motor sudah bisa bergerak berarti piston sudah bergerak dan Anda bisa menggunakan motor tersebut kembali.

Jika masalah terjadi karena pengapian yang lemah atau karena ada masalah di saluran bahan bakarnya, cara perbaikan motor yang overheat bisa dilakukan dengan cara berikut, yaitu:

  • Untuk pengapian lemah, bisa diperbaiki dengan menggantikan komponen yang rusak atau sudah tidak bisa diperbaiki atau digunakan.
  • Saluran bahan bakar: lakukan pengecekan terlebih dahulu di bagian selang saluran bahan bakar yang masuk ke bagian karburator apakah ada kotoran atau tidak dan jika ada, maka bersihkan bagian tersebut terlebih dahulu. Namun, pastikan Anda membersihkannya secara hati-hati karena bagian karburator adalah bagian yang sensitif sehingga jika salah dalam memperbaikinya bisa membuat bagian tersebut semakin rusak.

Untuk mencegah overheat sepeda motorada cara yang bisa Anda lakukan, diantaranya:

  • Bisa motor Anda menggunakan jenis sistem pendingin yang menggunakan cairan, jangan lupa untuk mengganti cairan coolant minimal 1 tahun sekali.
  • Jika menggunakan sistem pendingin udara, jangan lupakan untuk selalu membersihkan bagian radiator apalagi jika motor Anda sudah lebih dari 5 tahun.
  • Ganti oli mesin secara teratur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *